9+ Ide Bisnis Tahun Ajaran Baru dan Ramadan untuk Pelajar & Mahasiswa
Bisnis UMKM - Memasuki tahun ajaran baru, kebutuhan pelajar dan mahasiswa meningkat drastis—mulai dari alat tulis, baju seragam, buku pelajaran, hingga makanan praktis. Di sisi lain, bulan Ramadan seringkali jatuh bersamaan dengan awal semester atau pertengahan masa sekolah. Kedua momentum ini membuka peluang besar untuk pelajar dan mahasiswa memulai bisnis kecil-kecilan dari rumah. Terlebih, banyak ide usaha yang tak membutuhkan modal besar namun berpotensi menghasilkan untung stabil.
Bisnis umkm yang menyasar kebutuhan pelajar di awal semester ataupun keluarga saat puasa
bisa dilakukan tanpa mengganggu waktu belajar. Artikel ini menyajikan ide
bisnis tahun ajaran baru sekaligus peluang usaha rumahan saat Ramadan yang
cocok dijalankan dari kamar atau ruang tamu.
1. Jual Alat Tulis dan Perlengkapan Sekolah
Ketika
siswa dan mahasiswa bersiap masuk sekolah atau kampus, permintaan alat tulis
melonjak. Pulpen warna-warni, buku catatan aesthetic, sticky notes, hingga map
plastik banyak dicari. Anda bisa memulai sebagai reseller ATK dari marketplace
besar atau supplier lokal.
Modal
awal: Mulai
dari Rp200.000 untuk stok barang populer.
Strategi promosi: Buat bundling paket “Back to School” dan tawarkan ke
grup WhatsApp teman-teman atau tetangga.
2. Jasa Pembuatan Binder, Label Nama, dan Cover
Buku Kustom
Kreativitas
Anda bisa menghasilkan rupiah. Dengan bantuan Canva atau CorelDRAW, Anda dapat
membuat desain label nama lucu, cover binder, atau bahkan binder cetak yang
bisa dijual ke teman-teman atau secara online. Banyak orang tua maupun siswa
menyukai hal-hal personalisasi saat awal tahun ajaran.
Tools: Printer, kertas stiker, laptop,
dan kreativitas.
Nilai plus: Bisa dibuat malam hari atau saat akhir pekan.
3. Jualan Ebook Doa dan Panduan Ramadan untuk Siswa
Saat
Ramadan, kebutuhan akan konten Islami meningkat. Anda bisa menjual ebook PDF
berisi kumpulan doa harian, jadwal puasa, atau panduan ibadah untuk pelajar.
Format digital memudahkan distribusi tanpa ongkos kirim.
Platform: Telegram, Shopee Digital, atau
komunitas kampus.
Tips tambahan: Sertakan desain lucu dan bahasa ringan agar menarik bagi
remaja.
4. Jasa Les Privat atau Bimbingan Akademik
Jika Anda
unggul di mata pelajaran tertentu seperti matematika atau bahasa Inggris, ini
saatnya membuka jasa les privat untuk siswa yang baru masuk sekolah. Anda bisa
mengajar adik kelas atau siswa SD-SMP secara online via Zoom, atau datang
langsung ke rumah mereka.
Keunggulan:
- Jadwal fleksibel, bisa
diatur sesuai jam kuliah.
- Tidak perlu modal besar,
hanya butuh materi dan koneksi internet.
5. Jualan Takjil untuk Buka Puasa
Ramadan
adalah surganya penjual takjil. Anda bisa menjual kolak, puding, es buah, atau
gorengan ringan ke tetangga atau teman sekolah. Modalnya kecil tapi peluang
cuannya besar.
Jam
produksi ideal: Setelah
pulang sekolah (pukul 15.00), lalu dikirim menjelang magrib.
Tips: Gunakan sistem pre-order agar tidak ada makanan terbuang.
6. Jualan Buku Bekas dan Modul Fotokopian
Awal
tahun ajaran identik dengan pembelian buku. Banyak pelajar yang mencari buku
edisi sebelumnya atau modul mata kuliah bekas dengan harga lebih murah. Jika
Anda punya koleksi buku pelajaran yang sudah tidak dipakai, jual lewat media
sosial.
Platform: Grup komunitas kampus, Shopee,
atau Tokopedia.
Nilai tambah: Bisa menawarkan sistem tukar tambah atau paket hemat.
7. Desain Kartu Ucapan dan Poster Ramadan
Keahlian
desain bisa Anda ubah menjadi peluang bisnis umkm dengan menjual desain digital
seperti kartu ucapan Lebaran, poster Ramadan, atau stiker WhatsApp Islami.
Produk digital seperti ini bisa dijual berulang kali tanpa produksi ulang.
Tool
favorit: Canva, Figma,
atau Photoshop.
Strategi jualan: Kolaborasi dengan toko hampers yang membutuhkan desain
kustom.
8. Jual Bumbu Instan untuk Sahur
Mahasiswa
kos dan ibu rumah tangga sering kali kesulitan menyiapkan sahur karena waktu
yang terbatas. Anda bisa menjual bumbu praktis buatan sendiri dalam kemasan
botol kecil—misalnya sambal terasi, bumbu rendang, atau bumbu nasi goreng.
Kelebihan:
- Produksi bisa dilakukan 1–2
kali seminggu
- Stok bisa tahan 5–7 hari
dalam kulkas
- Target pasar luas: pekerja,
mahasiswa, dan keluarga
9. Dropship Produk Ramadan & Sekolah
Jika Anda
tidak ingin repot produksi barang, dropshipping adalah solusi. Cari supplier
yang menjual baju koko, hijab, sepatu sekolah, atau perlengkapan Ramadan, lalu
promosikan lewat Instagram atau Shopee.
Kunci sukses:
- Pilih supplier yang
menyediakan konten promosi
- Fokus pada niche tertentu:
misalnya hanya untuk anak sekolah SD atau untuk remaja
10. Jasa Admin Sosial Media Musiman
Banyak
pelaku UMKM yang buka usaha saat Ramadan atau tahun ajaran baru tapi belum sempat
mengelola sosial media. Anda bisa menawarkan jasa bantu upload konten, buat
caption, atau balas chat pelanggan.
Tools
bantu: Meta
Business Suite, Google Docs, Canva.
Peluang: Tawarkan ke tetangga yang mulai usaha atau teman kuliah yang
jualan online.
Sub Topik Khusus: Menggabungkan Momen Ramadan dan
Tahun Ajaran Baru
Salah
satu pendekatan cerdas untuk pelajar adalah memanfaatkan gabungan momentum
Ramadan dan masuk sekolah. Banyak pelaku usaha sukses menjadikan awal semester
dan bulan puasa sebagai waktu ideal memulai karena:
- Siswa lebih sering online
karena mencari informasi sekolah
- Banyak keluarga berbelanja
lebih untuk keperluan ibadah dan belajar
- Kesempatan promosi lebih
luas lewat media sosial sekolah, grup alumni, hingga komunitas keagamaan
Jika kamu ingin contoh nyata dan strategi praktis, silakan baca referensi ini yang relevan dan mengulas ide bisnis tahun ajaran baru secara menyeluruh, lengkap dengan studi kasus pelajar yang sukses jualan dari rumah saat puasa.
Tips Mengatur Waktu agar Bisnis & Sekolah Tetap
Seimbang
Banyak
pelajar ragu memulai usaha karena khawatir waktu belajarnya terganggu. Namun
dengan strategi yang tepat, bisnis tetap bisa jalan tanpa mengorbankan nilai
akademik. Berikut tips jitu:
- Time Blocking: Tentukan jam tetap untuk
bisnis umkm dan belajar
- To-Do List Harian: Fokus hanya pada 3
prioritas utama
- Aplikasi Bantu: Gunakan Notion, Google
Calendar, atau Trello
- Evaluasi Mingguan: Lihat mana yang efektif dan
mana yang perlu disesuaikan
Dengan pengaturan yang disiplin, pelajar bisa mengelola dua peran sekaligus—sebagai siswa dan sebagai pengusaha muda.

.jpeg)
Komentar
Posting Komentar